Terbit di Harian Analisa Sabtu, 2 Agustus 2014
*Boy Raja Pangihutan Marpaung
Banyak yang bilang, nuklir
adalah senjata paling mematikan di dunia. Kekuatan dan dampaknya dapat
menghancurkan dunia beserta isinya. Namun, hal ini tak berlaku bagi para EZLN
(kelompok pembebasan di Meksiko). Senjata paling mematikan bagi mereka adalah
kata-kata....
Kamis, 21 Agustus 2014
Kamis, 24 Juli 2014
Tak Lagi Organik
Indah matamu terkadang menipu
Segar bagaikan tumbuhan yang baru mekar
Menyapa pagi dengan embun bersyahdu
Bingar ria membangunkan sangar
Rambut dan kulitmu halus bersih
Bagai kanvas sedia kala terbingkai
Rajut wajah yang kian memutih
Lambai pelukis tak lagi mengubris
Kaki kuat mu berjalan merdu
Berlayar mengarungi tanah
Akar rumput selalu menyambut
Belajar...
Senin, 14 Juli 2014
Merindukan Presiden Idaman Proletar

Terbit di Harian Analisa Selasa, 8 Juli 2014
Oleh: Boy Raja Pangihutan Marpaung.
Pergantian rezim yang semakin dekat merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia. Sepuluh tahun Susilo Bambang Yudhoyono menjadi kepala negara kini...
Jumat, 23 Mei 2014
Mengenali Gerakan Buruh Lebih Dekat
Terbit di Harian Anlisa 18 Mei 2014
(Tanggapan
atas Tulisan Naurat Silalahi pada Tanggal 8 Mei 2014)
*Boy
Raja Pangihutan Marpaung
May Day merupakan
sebuah hari yang bersejarah di seluruh dunia dan begitu juga di Indonesia. Hari
itu menjadi hari momentual bagi para buruh seluruh...
Jumat, 09 Mei 2014
Komunalisme Masyarakat dan Pemanfaatan Hutan
terbit di Harian Medan Bisnis 9 Mei 2014
*Boy Raja Pangihutan
Marpaung
Sejarah perkembangan manusia pada awalnya merupakan
sejarah berkelompok atau yang sering disebut komunal atau gen masyarakat. Dari
awal komunal primirif hingga menuju kemajuan berkelompok secara modern dan
global...
Minggu, 06 April 2014
Pesan Belukar untuk Gadisku
Hei gadisku, Akan ku taruh bunga di telinga muKu pilih, ku petik dan ku jaminBunga itu tanpa rekayasa genetikaHei gadiskuAkan ku carikan hutan yang masih utuhDi sela kasat mata mereka yang tak melihatYang tak di sentuh oleh gergaji kayuHei gadisku,Akan ku carikan dataran tropis yang hijauTempat dimana bungamu tumbuhDi sela pepohonan yang masih...
Selasa, 11 Februari 2014
Instrumen Penelitian Etnografi
Oleh Wina Khairina[1]
[1] Lampiran
Tesis Wina Khairina, Konfik Agraria Desa Pergulaan VS PT. London Sumatera
Indonesia Tbk, Tesis, sekolah Pasca Sarjana Antropologi Sosial, UNIMED, 2013,
tidak di terbitkan. Disarikan dari Spradley, James, 1997. Metode Etnografi, Yogyakarta, PT. Tiara Wacana Yogya.
Terdapat 12 langkah didalam...